KENALI PENCEGAHAN KANKER SERVIKS

Hari Sabtu tanggal 17 Februari saya menghadiri acara Talk Show Cegah Kanker Serviks di Senayan City yang diadakan oleh KICKS Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks Bekerja sama dengan Yayasan Dunia Harapan “Bracelet of HOPE

Kanker Serviks memang merupakan momok yang menakutkan bagi semua perempuan.Data Globocan 2012 menunjukkan bahwa lebih dari satu perempuan meninggal setiap jamnya karena kanker Serviks dan dilaporkan bahwa terdapat 58 kasus setiap harinya .Fakta ini menunjukkan bahwa Kanker Serviks adalah salah satu kanker pembunuh paling tinggi di Indonesia kurangnya Edukasi dan pengetahuan mengenai kanker serviks masih menjadi faktor Besar yang menyebabkan masih tingginya angka penderita satu2nya kanker yang bisa dicegah ini

Dr Adriansjah Dara SPOG M kes ob/gyn Specialist Siloam Hospital Semanggi sebagai Pembicara mengatakan Kanker Serviks bukan karena faktor keturunan tetapi penyebab utamanya adalah Human Papillomavirus (HPV)

Jika seseorang terkena Virus HPV pada tahap awal tidak akan terdeteksi gejalanya oleh karena itulah bahaya sekali gejala akan terasa distadium yang sudah membahayakan

Ketika seorang public Figure Julia Peres meninggal karena kanker Serviks pada saat itulah banyak orang berbondong bondong untuk periksa

Karena banyak orang yang malu jika organ intimnya diperiksa apalagi di Indonesia yang sangat kuat sekali budaya malunya oleh karena itu Indonesia sangat tinggi penderita Kanker Serviks

Kanker Serviks sebenarnya bisa dicegah dengan dua cara yang pertama dengan pencegahan primer melalui Vaksinasi HPV dan edukasi kesehatan serta pencegahan sekunder melalui skrinning rutin yaitu Pap Smear ,Tes IVA tes HPV DNA .

Dibutuhkan edukasi yang berkelanjutan kepada masyarakat luas terutama perempuan Indonesia akan pentingnya langkah pencegahan ini

Hal yang perlu diketahui kanker serviks dimulai dari terkena virus HPV dulu setelah itu 10 tahun kemudian kena kanker serviks .Gejala Awal sama sekali tidak ada terasa tapi jika sudah parah atau stadium lanjut ciri yang paling jelas adalah jika berhubungan intim pasti akan berdarah .

Rute transmisi HPV adalah memakai handuk orang yang terkena virus HPV bisa menularkan ke orang lainnya dan juga pakaian dalam sangat berbahaya sekali ini peringatan untuk para remaja yang biasa suka sembarangan memakai milik temannya.penularan virus HPV juga bisa melalui pemakaian alat alat kedokteran

Memang perlu adanya gerakan gerakan seperti yang dilakukan oleh KICKS dan Bracelet of HOPE untuk memastikan masyarakat lebih perduli dengan masalah ini saya juga berharap masyarakat dapat lebih termotivasi untuk termotivasi dan tergerak untuk melalukan tindakan nyata dalam melindungi dirinya karena bagaimanapun mencegah lebih baik daripada mengobati

Talk show Kenali Pencegahan Kanker Serviks ini juga dihadiri oleh artis Wulan Guritno duta cegah Kanker Serviks mengatakan Talk show ini adalah salah satu rangkaian kegiatan kami selama POP UP Booth Gelang Harapan kanker Serviks di Senayan City berlangsung hadirnya para komunitas perempuan agar mengetahui edukasi mengenai bahaya serta pencegahan terhadap kanker serviks tapi juga dapat termotivasi untuk melakukan tindakan pencegahan dan menyebarkan informasi yang didapat hari ini ke khayalak yang lebih luas

Wulan Guritno tergerak hatinya setelah melihat 3 tahun yang lalu melihat penderita Kanker yang sedang down melihat masih ada manusia lain yang perduli pada penderita kanker maka timbullah ide untuk gerakan Gelang Harapan .Semangat dan Harapan

Talk show ini juga dihadiri artis remaja Syifa Hadju untuk mewakili para remaja agar lebih perduli dengan kesehatan organ intimnya agar terhindar dari kanker Serviks dikemudian hari

Gelang Harapan diluncurkan pada bulan Desember 2017 .Gelang harapan kanker Serviks merupakan kolaborasi antara KiCKS dan Bracelet of HOPE untuk mengajak masyarakat untuk secara aktif berpartisipasi dalam gerakan pencegahan Kanker Serviks .

Edisi Gelang Harapan “Cegah Kanker Serviks ini merupakan produksi khusus karena terbuat dari kain jumputan oleh rumah produksi Ghea Panggabean dengan warna hijau turqoise yaitu warna resmi gerakan kanker serviks diseluruh dunia dan dibuat langsung oleh tangan tangan 20 ribu pengrajin binaan Bracelet of HOPE

Saat ini Gelang Harapan dapat diperoleh dengan Donasi sebesar Rp 150 ribu dan seluruh donasi yang digalang akan didonasikan untuk kegiatan kegiatan sosial terkait edukasi kanker serviks yang dilakukan oleh KiCKS dan Bracelet of HOPE

Selain Wulan Guritno dan syifa hadju hadir pula Hannah Al Rasyid yang merupakan duta cegah kanker serviks yang baru bergabung sejak Desember 2017 untuk memberikan dukungannya terhadap edukasi pencegahan kanker Serviks diseluruh Indonesia .Hannah mengungkapkan sebagai wanita yang aktif dengan berbagai kegiatan maupun aktivitas sehari hari saya menyadari bahwa kanker Serviks merupakan salah satu ancaman terbesar bagi perempuan untuk melakukan apa yang mereka ingin lakukan.

Dalam memberikan dukungannya Syifa dan Hannah juga berkesempatan mendapatkan vaksinasi HPV yang langsung diberikan oleh YKI DKI untuk menunjukkan pencegahan primer sebagai salah satu solusi terbaik dalam mencegah Kanker Serviks .

Advertisements